Sabtu, 16 Maret 2013 | By: Unknown

Sahabat



Apa sahabat itu sebenarnya?



Menurut saya, sahabat adalah orang yang kita kenal secara dekat, kita mengetahui tentang dirinya, menyayangi dirinya apa adanya, mendukung dia dalam keadaan apapun, tersenyum saat dia sukses dan menghibur saat dia susah. Kita akan merasa merindukan dirinya, berharap bisa bertemu lagi karena dia adalah orang yang bisa sehati dengan kita dan membuat kita nyaman untuk bercerita apa saja.

Apakah memang seperti itu?

Sekarang, menurutku, aku memiliki tiga orang sahabat yang berada di tiga tempat yang berbeda. Dua orang ada di satu sekolah walau mereka berdua tidak saling mengenal, dan satunya ada di Bali. Aku menganggap mereka berdua sahabatku. Aku menyayangi ketiga sahabatku itu.

Selama ini, aku berharap agar persahabatan kami tidak akan rusak.

Terkadang pasti kita memiliki keinginan untuk memiliki banyak teman. Kita pasti berpikir, "Wah, enak ya punya banyak temen,"

Aku pun berpikir seperti itu. Iya, aku akui. Tapi ada seorang teman yang sudah aku anggap kakak sendiri yang memberiku nasihat.

Tomodachi hyaku nin dekiru yori...
Shinjireru tomo hitori demo ittara ii...
Dakara kimi wa hitori jyanai...
Kao agette tachiagatte goran...

Dibandingkan memiliki 100 teman...
Lebih baik memiliki seseorang yang bisa dipercaya...
Karena itu, kau tidak sendiri...
Angkat wajahmu dan tegaklah...

Sejak saat itu, aku mulai berpikir. Benar juga kata kakak. Memiliki seratus teman, belum tentu mereka semua akan mengingat namamu. Tapi bila kau memiliki satu teman yang benar-benar bisa kau percaya, niscaya orang itu akan membalas kepercayaan yang telah kau berikan.

Bersahabat tidak melihat gender. Bersahabat tidak melihat keadaan financial pula. Bersahabat tidak melihat usia. Kau bisa bersahabat dengan siapa saja. Tidak ada salahnya bila seorang perempuan memiliki dua sahabat laki-laki. Seperti Hermione Granger yang bersahabat dengan Harry Potter dan Ronald Weasley.


Suatu bentuk persahabatan, bukan berarti tidak dapat rusak. Apa saja hal-hal yang dapat merusak persahabatan:

  1. Egois. Hal ini pula yang sedang berusaha aku perangi sekarang. Sikap egois membuat teman-teman merasa sebal dengan aku. Aku berusaha untuk merubah sikapku yang egois itu. Semoga suatu hari nanti aku bisa menghilangkan sifat egois tersebut.
  2. Selalu berpikiran negatif. Ketika kita tidak tahu sebab dari sebuah tindakan, kita bisa tiba-tiba membuat asumsi sendiri yang pada akhirnya akan menimbulkan pikiran negatif. Hal ini tentu bisa merenggangkan persahabatan.
  3. Selingkuh dengan pacara sahabat. Err... yang satu ini pasti semua sudah tahu kenapa.
  4. Cemburu. Cemburu terhadap hal-hal yang dimiliki sahabat. Berpikiran bahwa seharusnya kita yang mendapatkan hal itu, bukan sahabat kita.
  5. Sinis. Jujur itu perlu. Tapi kalau sampai kejujuran kita itu berubah jadi sinis...
  6. Main hakim sendiri. Kalau maling saja tidak boleh dihakimi sendiri, apalagi sahabat kita yang sudah menaruh kepercayaan pada kita.
Sampai saat ini, aku tetap berusaha supaya ketiga sahabatku itu tetap menjadi sahabatku untuk kedepannya. Dan aku berharap semoga teman-teman yang sekarang aku kenal dan aku sayangi, kelak akan menjadi sahabatku. Seperti teman laki-laki yang aku miliki di SMP dan SMA ini. Semoga mereka dapat menjadi sahabatku yang dapat selalu aku percaya dan aku andalkan.

Amin.






0 komentar:

Posting Komentar