Mungkin kini kau sedang sendirian di rumah, atau mungkin kau sedang sendirian di kamarmu. Menyalakan musik sedikit lebih keras dari biasanya, bernyanyi mengikuti lagu yang sedang kau putar, atau malah menari-nari mengikuti alunan lagu.
Mungkin kau merasa bahwa kau sedang benar-benar sendirian di sana. Bisa bertindak sesukamu, menjelajahi rumah sesukamu, bahkan bermain game di dalam kamar sepuasmu.
Apakah kau merasa sedang sendirian?
Benarkah kau sedang benar-benar sendirian?
Mungkin saja sebentar lagi kau akan mendengar bunyi derak napas di dekat telingamu. Atau kau akan melihat cahaya berkedip di langit-langit kamar ketika kau sedang berbaring di atas tempat tidurmu di dalam kamar yang lampunya sudah kau matikan. Atau mungkin kau akan mendengar suara ketukan di kaca jendela kamarmu, padahal jendela kamarmu langsung menghadap sungai.
Ketika pada akhirnya kau mengalami kejadian itu, apakah lain kali kau akan berpikir bahwa kau benar-benar sedang sendirian?
Hanyalah sebuah dunia dimana aku berada. Merekam memori, menggoreskan tinta, dan melantunkan impian. Sometime I write in Indonesian, sometime in English. Maybe in the future I will write in Japanese.
Pages
Ketakutan Paling Mendasar
Apa ketakutanmu yang paling mendasar?
Tidak lulus sekolah? Tidak bisa bertemu dengan idolamu? Tidak bisa mendapatkan nilai yang bagus dalam pelajaran di sekolah? Atau... takut tidak bisa memiliki pacar padahal kau hampir berusia 17 tahun?
Mungkin itu adalah beberapa-atau mungkin semua?-ketakutan yang kalian miliki?
Tapi di sini, aku akan menceritakan tentang ketakutanku yang paling mendasar.
Tentang keluargaku.
Tidak lulus sekolah? Tidak bisa bertemu dengan idolamu? Tidak bisa mendapatkan nilai yang bagus dalam pelajaran di sekolah? Atau... takut tidak bisa memiliki pacar padahal kau hampir berusia 17 tahun?
Mungkin itu adalah beberapa-atau mungkin semua?-ketakutan yang kalian miliki?
Tapi di sini, aku akan menceritakan tentang ketakutanku yang paling mendasar.
Tentang keluargaku.
Langganan:
Postingan (Atom)